Caption dan daftar Otomatis untuk gambar di word

Cara Membuat Caption dan Daftar Otomatis untuk Gambar, Tabel dan Persamaan (Equation) di Word.

 Untuk membuat daftar otomatis pada gambar, tabel, dan persamaan (equation), kita perlu membuat caption terlebih dahulu.


Cara Membuat Caption pada Gambar

  1. Klik kanan pada gambar dan kemudian klik Insert Caption.
    Atau pada References tab, Captions grup, klik Insert Caption
    Caption Dialog Box
  2. Jika label yang ingin digunakan tidak ada, klik tombol New Label dan beri nama label yang baru, misalnya Gambar.
  3. Centang kotak Exclude label from caption, jika tidak ingin menggunakan label pada caption.
  4. Di bagian Position, klik tanda panah untuk menentukan apakah caption ditempatkan di atas (Above selected item) atau di bawah (Below selected item) gambar.
  5. Klik tombol Numbering untuk mengatur format nomor. Centang kotak Include chapter number, jika ingin menyertakan nomor bab secara otomatis (judul bab harus diberi heading style). 
    Caption Numbering
    Tip:
  6. Tekan OK bila sudah selesai.
  7. Ketik nama gambar setelah angka. Gunakan cara yang sama untuk gambar-gambar yang lain.

Cara Membuat Caption pada Tabel

  1. Klik kanan tanda Four Headed Arrow Handle pada tabel dan kemudian klik Insert Caption.
  2. Langkah-langkah selanjutnya sama dengan Cara Membuat Caption pada Gambar (langkah 2 – 7).

Cara Membuat Caption pada Persamaan (Equation)

    Equation (Persamaan)
  1. Klik pada persamaan dan di References tab, Captions grup, klik Insert Caption
    Caption Group
  2. Langkah-langkah selanjutnya sama dengan Cara Membuat Caption pada Gambar (langkah 2 – 7).

Cara Membuat Daftar Otomatis untuk Gambar, Tabel dan Persamaan (Equation)

  1. Klik pada halaman untuk menaruh daftar. Ketik judul daftar terlebih dahulu dan tekan Enter untuk memberi jarak antara judul dan isi daftar.
  2. Pada References tab, Captions grup, klik Insert Table of Figures.
    Caption Group
  3. Pada Table of Figures tab, bagian General, klik tanda panah pada Caption labeluntuk memilih label daftar yang akan dibuat (gambar, tabel, atau persamaan). 
    Table of Figures Tab
  4. Klik OK bila sudah selesai.
  5. Untuk update daftar, klik kanan pada daftar dan kemudian klik Update Field
    Pilih:
    • Update page numbers only – bila ada perubahan pada nomor halaman.
    • Update entire table – bila ada perubahan format dan penambahan isi pada daftar.

Cara Membuat Surat Resmi.

Cara Membuat Surat Resmi.

Surat resmi biasanya banyak dipakai untuk keperluan instansi, organisasi, keperluan dinas, atau kepentingan antar perusahaan. Meski begitu surat resmi tidak harus selalu dibuat oleh kelompok, bisa juga dibuat oleh individu. Contoh surat resmi yang dibuat oleh individu adalah surat lamaran kerja, atau surat pengunduran diri dimana cara penulisan surat tersebut menggunakan format surat resmi yang berlaku dan bahasa yang digunakan merupakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Surat ini dibuat dalam berbagai kegiatan resmi seperti di sekolah, dinas atau di berbagai instansi pemerintah.


Berikut ini ciri-ciri dari surat resmi yang baik.

  • Surat resmi yang baik bila dikeluarkan oleh suatu organisasi biasanya menggunakan kop surat.
  • Terdapat nomor pembuatan surat, lampiran dan juga perihal dibuatnya surat tersebut.
  • Menggunakan ragam bahasa resmi yang berlaku di negara tersebut.
  • Dibuka dan ditutup dengan menggunakan salam yang biasa digunakan oleh kebanyakan orang.
  • Salah satu pertimbangan diakui atau tidaknya surat resmi adalah adanya cap atau stempel dari lembaga yang mengeluarkan surat tersebut. Bila tidak ada cap, maka surat tersebut akan diragukan keasliannya.

Bagian-bagian Pada Surat Resmi

Dalam pembuatan surat resmi harus mengikuti peraturan yang sudah ada. Dengan begitu surat resmi yang telah dibuat bisa diterima oleh semua kalangan. Secara garis besar dalam sebuah surat biasanya memiliki format seperti bagian pembuka, isi surat dan terakhir adalah penutup. Berikut adalah bagian dari surat resmi.
Kepala atau Kop Surat
Dalam menulis surat resmi, keberadaan kop surat begitu penting. Adanya kop surat menunjukan dari lembaga mana surat tersebut berasal. Keberadaan kop surat merupakan suatu penegasan bahwa surat yang dikeluarkan tersebut merupakan surat resmi dari lembaga atau perusahaan yang mengeluarkan surat. Dalam sebuah kop surat setidaknya harus memiliki 5 bagian agar orang yang menerima surat mengetahui asal surat secara jelas. Kelima bagian kop surat tersebut adalah sebagai berikut.
  1. Nama lembaga, instansi atau perusahaan.
  2. Alamat Lengkap perusahaan, lembaga atau instansi.
  3. Kontak yang bisa dihubungi seperti nomor telpon, fak atau email.
  4. Kode Pos
  5. Logo dari lembaga, perusahaan, atau instansi.
Tidak semua kop surat menyertakan kelima bagian di atas karena berbagai alasan. Sedangkan untuk penulisannya biasanya menggunakan huruf kapital yang diperbesar dan dipertebal. Untuk penulisan kop surat umumnya menggunakan rata tengah, tetapi terkadang ada juga yang menggunakan rata kiri atau kanan.

Nomor Surat

Nomor surat pada surat resmi merupakan salah satu bagian yang memiliki fungsi begitu penting. Pada nomor surat ini tidak bisa dibuat sembarangan, karena setiap karakter yang ada pada nomor surat resmi memiliki makna dan arti. Orang yang telah lama berkecimpung dalam surat menyurat tentu sudah tahu benar bagaimana tata cara penulisan nomor surat dengan baik dan benar. Lalu bagaimana orang yang baru belajar? Bagaimana menulis nomor surat? Berikut penjelasannya.
Pada surat resmi terdapat beberapa bagian seperti nomor surat, kode surat serta bulan dan tahun pembuatan. Semua bagian tersebut memiliki fungsi yang sangat penting untuk bagian kearsipan. Setiap lembaga bebas untuk membuat kode sendiri dalam nomor surat. Berikut contoh nomor surat dan pembahasannya.
Nomor : A.001/Pan-Pel/AKB/I/2015
A = Merupakan kode surat internal (bisa digunakan untuk undangan anggota, atau surat apapun yang berkaitan dengan lembaga atau perusahaan) Sedangkan kode “B” bisa digunakan untuk pihak luar lembaga.
001 = Nomor ini merupakan nomor seri surat yang telah dikeluarkan. Misal untuk surat pertama yang dikeluarkan oleh lembaga, sedangkan untuk surat kedua bisa menggunakan kode “002”.
Pan-Pel = Artinya Panitia Pelaksana (jika surat itu khusus untuk sebuah kepanitiaan acara / kegiatan. Bila bagian yang ini bisa ada dan bisa ditiadakan. Kode jenis ini umumnya ada: Kongres; Musda; Rapat; Prop; dan sebagainya
AKB = Identitas organisasi / institusi
I = Bulan dibuatnya surat. Yang berarti bulan pertama menggunakan angka romawi.
2015 = Tahun surat itu di keluarkan.


Tempat dan Tanggal Surat

Tempat dan tanggal surat merupakan keterangan yang menjelaskan lokasi serta kapan ditulisnya surat tersebut. Tetapi apabila lokasi penulisan surat sudah dinyatakan pada kop surat, maka dalam hal ini tidak perlu ditulis kembali, cukup tangganya saja. Lokasi penulisan tempat dan tanggal surat biasanya berada di pojok kanan atas sejajar dengan nomor surat. Nama tempat biasanya ditulis mendahului tanggal surat. Penulisan nama tempat dan tanggal dipisah dengan tanda koma dan diakhiri dengan tanda titik. Contoh : Bandung, 17 Agustus 2015.

Lampiran Surat

Lampiran surat merupakan suatu dokumen tambahan yang di lampirkan ke dokumen utama. Lampiran biasanya berisi dokumen pendukung yang menguatkan dokumen utama seperti foto kegiatan, laporan keuangan lebih mendetail dan lain sebagainya.

Alamat Surat

Banyak yang tidak terlalu memperhatikan penulisan alamat surat, sehingga banyak terjadi kekeliruan dalam penulisannya, khususnya dalam menulis alamat dalam surat resmi. Berikut adalah hal-hal yang harus diperhatikan dalam menulis alamat surat.
  1. Alamat surat biasa terdapat pada dua tempat yaitu di bagian sampul dan di awal surat.
  2. Alamat surat yang ditulis pada bagian sampul harus berisi alamat lengkap. sedangkan untuk alamat yang ditulis pada bagian surat biasanya tidak selengkap alamat yang ditulis di sampul.
  3. Penggunaan kata “kepada” tidak wajib digunakan karena sia-sia.
  4. Kata “Yang Terhormat” bisa disingkat dengan “Yth”
  5. Penulisan sebutan seperti ibu, bapak atau Sdr/Sdri wajib digunakan bila diikuti dengan nama orang.
  6. Kata “Jalan” tidak perlu disingkat, dan penulisan alamat tidak perlu diakhiri dengan tanda titik.

Salam Pembuka dan Penutup

Penulisan salam sebaiknya menggunakan kata-kata umum yang biasa digunakan dalam percakapan resmi seperti salam sejahtera, atau kalau satu keyakinan bisa menggunakan salam yang diajarkan oleh agama masing-masing. Penulisan salam pada surat resmi biasanya diakhiri dengan huruf koma.

Isi Surat

Inilah bagian pokok dari sebuah surat. Isi surat biasanya di taruh pada tengah surat yang berisi tentang penjelasan maksud dan tujuan dari sebuah surat. Ini surat yang baik adalah yang menggunakan bahasa baku serta kalimat yang ringkas dan mudah untuk dimengerti oleh penerima surat. Pemilihan kalimat serta kata yang digunakan juga merupakan faktor penting dari isi surat resmi.

Penutup surat

Penutup surat harus menggunakan kalimat yang baik dan benar. Berikut beberapa contoh kalimat penutup yang biasanya digunakan dalam surat resmi.
  1. Demikian agar menjadi maklum, atas perhatian serta kerja samanya kami haturkan terima kasih.
  2. Demikian agar menjadi maklum, atas perhatian serta kerja samanya kami ucapkan terima kasih.
  3. Demikian agar menjadi maklum, atas perhatian serta kerja sama Saudara kami ucapkan terima kasih.
  4. Demikian agar menjadi maklum, atas perhatian Saudara kami ucapkan terima kasih.
Selain itu pada bagian penutup biasanya juga di lengkapi dengan jabatan, nama dan NIK, dan juga tanda tangan orang yang membuat surat. Selain itu juga adanya tembusan surat, kepada siapa saja surat ini ditujukan dalam satu lembaga tersebut.
Contoh Surat Resmi; Klik Disini.

PERPUSTAKAAN IAIN PALANGKA RAYA

Sejarah Perkembangan

Perpustakaan IAIN adalah Unit Pelaksana Teknis di bidang kepustakaan dengan fungsinya sebagai pusat informasi ilmiah bagi segenap civitas akademika dalam rangka pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. UU RI No. 2 tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyebutkan bahwa perpustakaan merupakan sumber belajar yang amat penting sekalipun bukan satu-satunya. Sebagai sumber belajar, perpustakaan perguruan tinggi bertugas menyediakan/mencari, mengolah, mengorganisasi, menyimpan dan membuka akses bagi pemanfaatan sumber-sumber informasi yang tersedia. Perpustakaan memiliki kedudukan yang sangat penting dan strategis, sehingga sering dianggap sebagai jantungnya perguruan tinggi dan menjadi tolok ukur dari kualitas dan maju mundurnya suatu Perguruan Tinggi.

Sejarah keberadaan UPT Perpustakaan IAIN Palangkaraya tidak lepas dari sejarah keberadaan lembaga induknya IAIN Palangka Raya yang dulunya adalah fakultas Tarbiyah Al-Jamiah Palangka RayaƂ yang didirikan pada tahun 1972. Namun pada tahun 1987 berubah status menjadi Fakultas Tarbiyah IAIN Antasari Palangka Raya yang merupakan cabang dari IAIN Antasari Banjarmasin. Kemudian baru pada tahun 1997 secara mandiri menjadi STAIN Palangka Raya hingga tahun 2014. Pada Maret 2015 STAIN Palangka Raya resmi berubah status menjadi IAIN Palangka Raya, sehingga dengan ortaker baru maka perpustakaan adalah Unit Pelaksanan Teknis.
Adapun terkait dengan perkembangan perpustakaan IAIN Palangka Raya hingga sekarang maka dapat dianggap cukup mengalami kemajuan baik dari sarana prasarana, tenaga maupun sistem layanan yang standar. Pada awal masa perubahan menjadi STAIN tahun 1997, perpustakaan masih belum memiliki gedung yang refresentatif dan hanya menempati 3 ruangan kuliah yang sempit dengan koleksi buku sekitar 10.000 eksamplar. Sistem layanan yang digunakan adalah sistem layanan tertutup dan belum mempunyai tenaga pustakawan untuk mengelolanya secara professional.
Pada tahun 2000 perpustakaan IAIN Palangka Raya yang dulunya masih STAIN memperoleh tenaga pustakawan untuk mengelola perpustakaan dan setahun kemudian, yaitu tahun 2001 perpustakaan sudah resmi menempati gedung baru yang memang khusus untuk perpustakaan dan relative lebih luas dibanding sebelumnya meskipun dalam perkembangannya gedung ini juga tidak refresentatif lagi disebabkan perkembangan buku dan mahasiswa yang terus bertambah setiap tahunnya. Pada saat menempati gedung baru itu pula perpustakaan mulai memberlakukan sistem layanan terbuka dengan pertimbangan bahwa kondisi gedung makin luas, namun tenaga sangat kurang, apalagi sistem layanan tertutup yang selama ini dilaksanakan juga tidak disertai sarana pendukungnya seperti adanya katalog yang memadai sebagai wakil dokumen. Selain itu minat kunjungan ke perpustakaan diharapkan lebih meningkat.
Pada tahun 2003 perpustakaan melakukan sistem otomasi untuk layanan perpustakaan, namun program ini tidak berjalan maksimal, meskipun secara database sudah cukup dapat membantu.
Pada tahun 2005 perpustakaan melakukan otomasi secara maksimal meskipun masih dengan sistem jaringan lokal. Program softwarenya adalah SIMPus dari IAIN Sunan Ampel Surabaya yang merupakan batuan dari Ditpertais.
Pada tahun 2006 perpustakaan IAIN Palangka Raya menjadi salah satu anggota jaringan katalog online yang dikoordinir oleh IAIN Sunan Ampel Surabaya dengan nama IIBN.
Pada tahun 2007 perpustakaan juga menjadi anggota pada Jaringan Perpustakaan Perguruan Tinggi Agama Islam (JIPTAI) programnya adalah kerjasama dalam digital library. Sehingga pada tahun 2008 perpustakaan IAIN sudah memiliki digital library dengan program GDL42 dari ITB, namun operasionalnya juga masih offline, atau masih belum bisa publish karena belum  dihosting di internet.
Pada tahun 2009 Perpustakaan IAIN Palangka Raya mendapatkan anggaran pengembangan perpustakaan yang cukup besar, sehingga dengan anggaran tersebut perpustakaan melakukan beberapa penggantian sarana prasarana yang sudah lama dan tidak layak pakai antara lain rak buku, meja sirkulasi, 4 unit computer dan pengadaan mesin fotokopi yang dulunya tidak ada. Selain itu anggaran untuk pengadaan koleksi juga bisa ditingkatkan dibanding tahun-tahun sebelumnya, sehingga koleksi yang diadakan perpustakaan tidak hanya buku tapi juga koleksi non cetak berupa CD dan  DVD untuk layanan audiovisual di perpustakaan. Pada tahun 2009 ini pula pembangunan gedung baru perpustakaan untuk tahap pertama dimulai pekerjaannya.
Pada tahun 2010 IAIN Palangka Raya memasang jaringan internet berupa astenet dan mengembangkan website untuk IAIN Palangka Raya. Sehingga dengan fasilitas yang dimiliki oleh IAIN ini telah memungkinkan perpustakaan untuk mempublishkan koleksinya lewat internet baik berupa informasi koleksi buku yang dimiliki perpustakaan (katalog APAC)  maupun digital library yang dimiliki perpustakaan melalui GDL42.
Pada tahun 2011 gedung baru perpustakaan IAIN Palangka Raya pembangunannya sudah rampung, maka tepatnya pada bulan september 2011 perpustakaan resmi menempati gedung baru, dan dengan gedung baru ini perpustakaan memungkinkan untuk mengembangkan berbagai jenis layanan baru di perpustakaan bagi pemustaka. Selain itu perpustakaan juga memiliki perabot dan peralatan baru sebagai sarana layanan di perpustakaan, seperti meja dan kursi baca, Library Security System, CCTV dan lain-lain.
Pada tahun 2012 perpustakaan IAIN Palangka Raya mengganti program otomasinya dari aplikasi SIMPus ke aplikasi SLIMS, sehingga katalognya dapat dipublikasikan secara online pada website IAIN Palangka Raya. 
Pada tahun 2014 perpustakaan IAIN melakukan instalasi e-print untuk sarana digital librarynya menggantikan aplikasi GDL42, namun aplikasi ini tidak berjalan maksimal disebabkan oleh server yang sempat rusak dan juga jaringan internet yang tidak maksimal yang dimiliki oleh perpustakaan.
Pada tahun 2016 perpustakaan melakukan kerjasama dengan perpustakaan pusat UIN Malang untuk memaksimalkan kembali digital library perpustakaan IAIN Palangka Raya dengan aplikasi e-print yang sudah terpasang. Selain itu perpustakaan juga memasang sendiri jaringan internet agar kegiatan upload ke aplikasi e-print berjalan maksimal. Aplikasi e-print yang digunakan oleh perpustakaan ini juga sebagai sarana untuk mempublikasikan repository yang dimiliki oleh IAIN Palangka Raya dan dapat terindeks oleh webometrics.
PENGGUNAAN HEADER AND FOOTER


Seringkali kita dalam membuat dokumen resmi membutuhkan header ataupun footer didalamnya, maksud dari header disini adalah tulisan teks yang akan tampil di setiap halaman di bagian atas, sedangkan footer merupakan catatan /tulisan yang ada di bagian bawah setiap halamannya. Disini kawan bisa menambahkan footer maupun header di microsoft word.

Untuk membuat Header di Ms Word
1. Silahkan buka program ms word dan document yang ingin di beri header
2. Klik menu Insert >> Header, dan pilih salah satu mode header yang rekan sukai
3. Ganti teks defaultnya, kemudian ketikkan kalimat yang ingin di jadikan header
4. Jika sudah selesai kawan bisa keluar dari mode Header ke mode normal, dengan cara double click (klik kiri dua kali) untuk pindah ke mode normal.


Untuk membuat Footer di Ms Word

1. Pada prinsipnya hampir sama dengan cara menambahkan header, pertama buka program Ms. Word dan document yang ingin di beri header
2. Klik menu Insert >> Footer, dan pilih salah satu mode footer yang rekan sukai
3. Ganti teks defaultnya, kemudian ketikkan kalimat yang ingin di jadikan footer
4. Jika sudah selesai rekan bisa keluar dari mode footer ke mode normal, dengan cara doble click (klik kiri dua kali) untuk pindah ke mode normal.

Adapun untuk menghapus header dan footer di ms word yang sudah pernah dibuat, caranya cukup simple yakni :
Cara 1 : Double click pada footer "jika ingin menghilangkan footer" atau double click header "jika ingin menghilangkan header" kemudiah hapus manual kalimat yang ada dengan tombol backspace atau delete.
Cara 2 : Untuk menghapus header berarti klik menu Insert >> Header dan pilih tanda panah yang ada di bawah menu Header pilih Remove Header.
Untuk menghapus header berarti klik menu Insert >> Footer dan pilih tanda panah yang ada di bawah menu Footer pilih Remove Footer.

=>  Itu tadi penjelasan mengenai dan semoga berguna buat kawan yang sedang mencari informasi ini.

Penulisan footnote
Di dalam sebuah dokumen atau lembar kerja yang ini anda buat, kita bisa menyisipkan atau menggunakan catatan kaki untuk menjelaskan, berkomentar, atau menyediakan referensi untuk sesuatu atau istilah asing pada dokumen yang mereka sebutkan. Catatan kaki biasanya muncul atau terdapat pada bagian bawah dari halaman dokumen.
Adapun cara menambahkan catatan kaki pada Microsoft word 2016 adalah sebagai berikut :
1)   Klik dimana anda ingin menambahkan catatan kaki.
2)    Klik references (referensi) > klik insert footnote ( sisipkan catatan kaki).
3)   Ketik teks catatan kaki
Tips : untuk kembali ke tempat anda di dokumen, klik ganda tanda catatan kaki.

Kustomisasi catatan kaki
Setelah anda menambahkan catatan kaki, anda bisa mengubah kemunculannya.  Sebagai contoh, anda bisa mengubah format angka atau ditempatnya muncul di dokumen anda. Cara melakukannya adalah sebagai berikut:
1) klik menu references > arahkan kursor ke arah footnotes lalu klik untuk membuka kotak footnote dan endnote.
2) di kotak footnote dan endnote pilih opsi yang anda inginkan. Pilih tempat yang ingin anda terapkan perubahan, seeluruh dokumen atau hanya temapat yang anda inginkan. > klik insert.
Tips: untuk memulai ulang penomoran pada catatan kaki di awal setiap bagian, di kotak footnote dan endnote, klik catatan kaki, dan di penomoran, klik mulai ulang setiap bagian.
FUNGSI PAGE BREAKS
Pada MS.Word terdapat banyak fasilitas yang jarang digunakan padahal sangat memudahkan kita dalam menyusun dokumen,salah satu di antaranya adalah break.Sebagai contoh tidak jarang kita menekan enter berkali-kali untuk memisahkan suatu teks ke awal halaman berikutnya.Hal ini akan menimbulkan kerepotan saat kita menambahkan teks ,maka awal halaman akan berpindah,sehingga kita harus menekan enter atau backspace untuk mengatur awal halaman.Padahal pada word terdapat fungsi break yang dapat memastikan suatu teks berada pada awal halaman.Kita dapat mengakses fungsi ini dengan mengklik insert-break.
Pada jendela break yang terdapat pada layout terdapat bermacam-macam pilihan yang akan dibahas satu persatu

·       Page break
Digunakan untuk memisahkan isi dokumen ke awal halaman baru.Misalnya jika kita ingin memastikan bahwa paragraph yang disusun tidak terpisah,maka kita tempatkan kursor pada awal paragraf kemudian kita lakukan page break,bisa juga menggunakan shortcut kombinasi tombol ctrl+enter.

·       Column break
Digunakan untuk memisahkan isi dokumen ke awal kolom baru.Biasanya fungsi ini sering digunakan untuk memisahkan nama saat membuat kolom tanda tangan.

·       Text wrapping break
Digunakan untuk berpindah baris,namun tetap dalam suatu paragraf dengan teks sebelumnya.Hal ini berbeda dengan dengan jika kita menekan enter ,yang membuat teks akan berganti paragraf.Hal ini terlihat jelas jika kita menggunakan format paragraph before atau after.kegunaan lainnya adalah saat kita memerlukan pemenggalan suatu kata.shortcut dari text wrapping break adalah dengan menekan tombol shift dan enter.

·       Section
Bagian dari suatu dokumen yang dapat mempunyai format yang berbeda dengan section lainnya.misalnya jumlah kolom,margin,ukuran dan orientasi kertas,serta header and footer .untuk section breaks ada empat jenis,yaitu:
1.    Next page,awal section terdapat pada awal halaman baru.
2.    Continuous , awal section berada pada halaman yang sama dengan section sebelumnya.
3.    Even page,memaksa awal section pada awal halaman genap berikutnya
4.    Odd page, memaksa awal section pada awal halaman ganjil berikutnya.

PEMAKAIAN CAPTION
Ketika membaca buku atau majalah dan sebagainya kita pasti sering menemukan  tulisan figure 1 dibawah gambar atau table 1 di atas tabel.
Bagaimana caranya? Yuk..ikuti telusuri langkah-langkah berikut ini.
·       Klik kanan pada gambar yang ingin diberi caption
·       Klik insert caption
·       Kemudian kita bisa menuliskan sendiri caption sesuai dengan keterangan gambar yang kita perlukan.
·       Kita bisa menuliskan nama gambar setelah figure 1 pada textbox caption seperti gambar diatas.kita juga bisa menentukan posisi caption diatas atau dibawah objek.
·       Langkah pemberian caption pada tabel sama saja dengan gambar


Mail Merge

Mail Merge merupakan salah satu fitur yang ada di microsoft yang membantu kita membuat banyak dokumen berdasarkan 1 template. Di sini kita akan mencoba membuat Mail Merge di Microsoft Word 2016.

KIta membutuhkan 1 template dokumen dan 1 database. Database ini akan berisi data berbeda yang kita butuhkan, kita bisa membuatnya di excel. Misalkan data yang berbeda adalah nama dan lokasi. Buat di excel dan save (save dalam format .xls, jangan dalam .xlsx) dengan nama file Db_1

  • Buka file template (atau buat baru), kemudian klik Ribbon Mailings, pilih Start Mail Merge lalu klik Step by Step Mail Merge Wizard.
  • Di sebelah kanan akan segera muncul langkah – langkah pembuatan Mail Merge.
  • Pilih Letters/Email Messages, kemudian klik Next
  • Pilih Use the Current Document (karena kita sudah sedang membuka file template), kemudian klik Next
  • Klik Browse, sesuaikan tempat kita menyimpan file Db_1.xls tadi, klik OK, lalu berikut tampilan sesudah ter – load. Klik Next
  • Sekarang kita sudah berada di langkah 4 dari 6, klik more items untuk mencocokkan item dengan dokumen
  • klik insert di tempat yang pas, lalu close, lalu ulangi lagi langkah ini untuk item lainnya.
  • Sesudah items dicocokkan dengan dokumen, klik Next
  • Jika sudah dirasa cocok, langsung klik Next lagi lalu close wizardnya dengan mengklik tanda silang kecil di ujung
  • Untuk prev/next data, klik button yang ada
  • Klik panah kecil yang ada di bawah Finish & Merge, untuk mencetak dokumen atau mengirim via email atau hanya temapat yang anda inginkan. 
  • klik insert.
http://hayana88.blogspot.com/2017/11/pemakaian-header-and-footerfungsi-page.html